Kajian di Mushola At Taubah Gwangju Korea Selatan yang di isi oleh Ustadz Rischan Mafrur ibnu Sobar (dalam rangka Istighosah akbar KMI (Komunitas Muslim Indonesia), IMUSKA, dan PCINU Korea Selatan )

Kajian ini membahas mengenai surah Ali Imran : 103
dan juga hadist 

Rasulullah SAW bersabda: "Tahukah kalian siapakah orang yang muflis itu?"
Mereka menjawab : "Orang yang muflis di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang."
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya orang yang muflis dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala solat, puasa dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kezaliman. Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kezalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibahagikan kepada orang-orang yang dizaliminya sementara belum semua kezalimannya tertebus, diambillah kejelekan/kesalahan yang dimiliki oleh orang yang dizaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka." (HR Muslim no.6522)



please subscribe http://youtube.com/alkwangju

Umat isalam itu satu





Alhamdulillah, para Gwangjuerssss, pada kesempatan kali ini Al-Kwangju Mempersembahkan Hijab Tutorial Korean Version.

Jadi gimana nie? temen-temen muslimah indonesia yang masih belum pakai Jilbab, masak kalah sama cewek korea, ayoooo, "Kalau orang korea aja mau berjilbab, terus kamu? "

Hukum Menutup Aurat adalah Wajib seperti yang Allah Firmankan dalah Surah Al Ahzab: 59

Hai Nabi Katakanlah Kepada Istri-Istrimu,Anak-Anak Perempuanmu Dan Istri-Istri Orang Mukmin: “Hendaklah Mereka Mengulurkan Jilbabnya Ke Seluruh Tubuh Mereka”, Yang Demikian Itu Supaya Mereka Lebih Mudah Untuk Dikenal, Karena Itu Mereka Tidak Diganggu, Dan Alloh Adalah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Ahzaab:59)

Jadi ayooo... yang belum bisa nutup aurat, segera yuukkkk... yang masih (*membungkus aurat) segera di tutup yukk,,,

Great Thanks to "Tika & Nia" (Exchange Student from UNTIRTA)
yang telah membantu banyak dalam peliputan video ini. Semoga Video Ini menjadi Amal bagi temen2 semua yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan video ini by (Al Kwangju TV Crew)

Bagi Gwangjuerss yang ingin tau update kami, Tentang Kondisi temen-temen Indonesia yang ada di Korea khususnya Gwangju, kondisi saudara-saudara muslim disini, dsb, jangan lupa untuk subscribe channel ini ya :)

http://youtube.com/alkwangju

Oyah AlKwangju juga sudah ada websitenya, twitter dan facebooknya jangan lupa di follow dan like yah :

tw : http://twitter.com/alkwangju
fb : http://facebook.com/alkwangju
web : http://tv.ourmasjid.me

Terimakasih Semoga Bermanfaat

Nantikan video-video Selanjutnya

Bagi temen-temen yang pakai android bisa download Applikasi Al Kwangju TV di sini



Tutorial Hijab Korean Version



"Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya." (HR. Muslim)
Mari kita bantu pembangunan masjid Umar bin Khattab minimal dengan ngeshare informasi ini kepada keluarga, teman terdekat atau siapapun. Terimakasih

Kajian ini dipersembahkan untuk panitia pembangunan Masjid Umar bin Khattab Gwangju
Semoga bisa memberikan motivasi pada Jamaah sekalian untuk meninfaq kan sebagian hartanya di jalan Allah.

Pada Jamaah sekalian yg ingin berinfaq bisa melalui rekening berikut :
Hana Bank
751 910311 11107 a/n Marbudi
Konfirmasi : 010-721-54795
Bagi jamaah di Indonesia bisa melalui
BSM Jakarta Thamrin
7049141321 a/n Muhammad Hilmy
Konfirmasi http://facebook.com/hilmyalfaruqi

Jazakumullah

Bersama Ust. Mafrur Ibnu Sobar 

please subscribe http://youtube.com/alkwangju

Keutamaan BerInfaq di Jalan Allah -- Penggalangan dana Masjid UBK South Korea



Profil Masjid Umar bin Khattab Gwangju Korea Selatan dibawakan oleh Ismail Sunni.

Video ini di buat untuk penggalangan donasi pembangun masjid umar bin khattab korea selatan bagi teman2 yg mau menyumbang silhakan saksikan video ini atau bisa dibaca keterangan dibawah ini.

"Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya." (HR. Muslim)
Mari kita bantu pembangunan masjid Umar bin Khattab minimal dengan ngeshare informasi ini kepada keluarga, teman terdekat atau siapapun. Terimakasih

Kajian ini dipersembahkan untuk panitia pembangunan Masjid Umar bin Khattab Gwangju
Semoga bisa memberikan motivasi pada Jamaah sekalian untuk meninfaq kan sebagian hartanya di jalan Allah.

Pada Jamaah sekalian yg ingin berinfaq bisa melalui rekening berikut :
Hana Bank
751 910311 11107 a/n Marbudi
Konfirmasi : 010-721-54795
Bagi jamaah di Indonesia bisa melalui
BSM Jakarta Thamrin
7049141321 a/n Muhammad Hilmy
Konfirmasi http://facebook.com/hilmyalfaruqi

Jazakumullah

Masjid Umar bin Khattab Gwangju Korea Selatan




Ya Allah ya tuhanku, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya kepadaMu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMU

Ya Allah ya Rabb, Jika aku jatuh hati ijinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya selalu terpaut padaMu agar aku tidak jatuh kedalam jurang cinta nafsu

Ya Allah jika aku rindu, rindukanlah pada seseorang yang rindu akan syahid dijalanMu
Ya Allah jangan sampai cinta yang ada dalam hati ini(kepada makhluk), melebihi cinta kami kepadaMu ya Allah, cinta kami untuk bermunajat padaMu ya Allah

Menjaga Kesucian Hati dan Cinta



Semoga bisa bermanfaat dan bisa di amalkan do'a ini
Salam

"Allahumma inni a'uzubika minal hammi walhazan.
Wa'a'uzubika minal 'ajzi wal kasal wa'a'uzubika minal
jubni wal bukhli, wa 'a'uzubika min ghalabatid daini
waqahrir rijaal."

"Ya, Allah aku berlindung kepada-Mu
daripada rundungan sedih dan duka. Aku berlindung
kepada-Mu dari sifat lemah dan malas. Aku berlindung
kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kedekut. Aku
berlindung kepada-Mu dari beban hutang dan
penindasan orang."

Bersama Ust. Mafrur Ibnu Sobar 

please subscribe http://youtube.com/alkwangju

Doa agar tidak Galau dan Sedih




Penyakit 5G (Galau, Gundah, Gulana, Gemblung, GagaGugu)  bisa menghinggapi kita manusia, tak hanya orang islam tapi semua manusia.

Sebenarnya dalam islampun Allah dan RosulNya sudah memberikan jalan keluar ketika kita terhinggapi salah satu dari penyakit dari 5 G ini.

Dalam kajian ini kami juga berusaha mengangkat kembali wasiyat dari Da'i/Wali yang berdakwah di pulau jawa yaitu Sunan Bonang yang sudah merangkum obat hati/ obat galau ada 5 macam, mari kita simak kajiannya.

Tombo Ati ono 5 perkarane:
Obat hati ada 5 perkara:

1. Moco Qur'an sak Maknane / Baca Qur'an dan dipahami maknanya
2. Sholat wengi siro lakoni / Sholat malam/Tahajjud dirikanlah
3. Dzikir Wengi Ingkang Suwe / Dzikir malam perpanjanglah
4. Weteng Iro Luweono / Banyaklah berlaparlapar atau Berpuasa
5. Ahli Ngilmu Kumpulono / Berkumpullah dengan orang-orang shalih

Semoga Bermanfaat.

Bersama Ust. Mafrur Ibnu Sobar 

please subscribe http://youtube.com/alkwangju

Obat Galau -- Obat Hati



"Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya." (HR. Muslim)

Bersama Ust. Mafrur Ibnu Sobar 

Sampaikanlah Walau Satu Ayat -- Kenapa ada Al-Kwangju TV

Boros dekat dengan Syaithan



Diambil dari Musnad Imam Ahmad :
Imam Ahmad --rahimahullah- berkata di kitab Musnad (12720):

Telah menceritakan kepada kami 'Abd ar-Razaq, telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari az-Zuhri, dia berkata: telah mengabarkan kepadaku Anas bin Malik --radhiyallahu 'anhu, dia berkata:

Kami pernah duduk bersama Rasulullah --shallallahu 'alaihi wa sallam- lalu beliau bersabda, "Sebentar lagi akan datang (ke hadapan kalian) seorang lelaki dari kalangan penghuni surga," lalu muncullah seorang lelaki dari kalangan Anshar dengan janggut yang masih basah dengan air wudu sambil menjinjing kedua sandal di tangan kirinya. Pada keesokan harinya, Nabi --shallallahu 'alaihi wa sallam- berkata seperti itu lagi, lalu lelaki Anshar itu muncul lagi ke hadapan kami seperti kemarin. Pada hari ketiga, lagi-lagi Nabi --shallallahu 'alaihi wa sallam- berkata seperti itu lalu lewatlah lelaki Anshar itu dengan keadaan seperti kemarin. Setelah Nabi --shallallahu 'alaihi wa sallam- beranjak dari majelis, 'Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash mengikuti lelaki Anshar itu lalu berkata kepadanya, "Aku bertengkar dengan ayahku lalu aku bersumpah tidak akan menemuinya selama tiga hari. Jika kau tak keberatan, aku akan menginap di rumahmu sampai sumpahku terpenuhi." Lelaki Anshar itu menjawab, "Iya, boleh." 'Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash pun menuturkan bahwa dirinya bermalam bersama lelaki Anshar itu hingga hari ketiga, namun tak sekali pun dia melihat lelaki Anshar itu melakukan shalat malam. Hanya saja jika lelaki Anshar itu terjaga dan berbalik di tempat tidurnya, dia pun berzikir dan bertakbir kepada Allah 'Azza wa Jalla hingga datang waktu shalat subuh.

'Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash berkata:

Hanya saja aku sama sekali tidak mendengarnya berbicara kecuali ucapan yang baik. Setelah berlalu tiga hari, dan hampir-hampir kuremehkan amalnya, aku berkata, "Wahai hamba Allah, sesunguhnya tidaklah antara aku dan ayahku terjadi pertengkaran dan tidak pula penghindaran. Hanya saja aku mendengar Rasulullah --shallallahu 'alaihi wa sallam- berkata tentangmu sampai tiga kali (bahwa) sebentar lagi akan datang (ke hadapan kalian) seorang lelaki dari kalangan penghuni surga, lalu muncullah kamu selama tiga kali sehingga aku ingin bermalam di tempatmu untuk melihat amal yang kaulakukan agar bisa kutiru. Akan tetapi aku tak melihatmu melakukan banyak amal. Sebetulnya apa sih yang kaulakukan sampai Rasulullah --shallallahu 'alaihi wa sallam- berkata seperti itu?" Lelaki Anshar itu menjawab, "Tidak ada selain yang kaulihat." Tatkala aku pergi meninggalkannya, lelaki Anshar itu memanggilku dan berkata, "Tidak ada selain yang kaulihat. Hanya saja tidak kudapati dalam jiwaku perasaan iri terhadap seorang pun dari kaum muslimin dan tidak pula perasaan dengki terhadap siapa pun atas kebaikan yang Allah berikan kepadanya."

'Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash berkata, "Inilah hal yang menyampaikanmu (kepada hal yang dikatakan Rasulullah --shallallahu 'alaihi wa sallam), dan itu merupakan hal yang tak mampu kami capai."

Para ulama telah berbeda pendapat mengenai kesahihan hadits ini, sebagian mensahihkannya dan sebagian lain melemahkannya. Bukan satu ulama saja dari kalangan kritikus hadits yang menguatkan hadits ini, sedangkan para ulama ahli 'ilal melemahkannya dan menyatakan munqathi'.

Yang pasti kita bisa memetik pelajaran dari kisah ini, semoga kita bisa terlindung dari penyakit iri dan dengki.

Bersama Ust. Mafrur Ibnu Sobar 

please subscribe http://youtube.com/alkwangju

Surga bukan untuk pendengki


Oleh
Ismail Sunni (Chonnam National University master student)

Tutorial Memakai Sarung